Cari Blog Ini
Kamis, 08 Juni 2023
LPPK
Sekretariat Harian :
*DPN LPPK*
(Dewan Pimpinan Nasional)
Jln Garuda Sakti. No: 14.. Rt:01. Rw:05. Kelurahan: Labuh Baru Timur. Kecamatan: Payung Sekaki. Kota: Pekanbaru. Provinsi: Riiau. Kode Post: 28291
Email: dpplppk@gmail.com.
Website: https//dpplppk01.blogspot.com. Hotline: 081275527890.- 085271100609. - 085730401273.
Sabtu, 08 April 2023
LPPK
Sabtu
08 April 2023
Pekanbaru Riau.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Salam Sejahtera untuk kita semua, Semoga Keberkahan senantiasa terlimpahkan untuk kita semua. Amin Yra...🤲.
Para Senior, Tetua Serta Rekan rekan semua segenap Jajaran Komponen Anak Bangsa.
Dengan tidak Mengurangi Rasa hormat, dan tanpa bermaksud untuk menggurui, berikut ini adalah sekelumit Cuitan Anak ibu Pertiwi, Menyikapi Realita yang terjadi dan di alami oleh Segenap Masyarakat Kecil di Negeri yang sama-sama kita cintai ini.
Kisah Bermula dari, Saatnya Masyarakat Bicara, sudah waktunya orang kecil Bersuara.
Krisis Multidimensi yang terjadi saat ini, Menimbulkan Nyaris ketidak percayaan Masyarakat lagi terhadap para Pemangku Negeri.
3 Pilar Kebangsaan yang di Banggakan :
- Eksekutif
- Legislatif
- Yudikatif
Semuanya terkesan hanya Kamuflase Sebuah Negeri.
Jika hanya Saling Tuding dn Menyudutkan satu sama lainnya, lalu bagaimana dengan Solusinya....?
Yuk coba kita Telisik bersama kembali perjalanan ini.
Awal Kebangkitan Era Reformasi yang telah berlalu, Semangatnya Sangat Santer terdengar di Seantero Negeri, yakni Pemberantasan KKN
- Korupsi
- Kolusi
- Nepotisme.
Hingar bingarnya membuat masyarakat optimis bahwa Negeri ini akan menuju ke arah yang lebih baik lagi.
Namun sayang seribu sayang, Fakta dan Realita nya hari ini tak seindah yang dibayangkannya.
Korupsi justru semakin menjadi terlahir dengan Gaya Baru.
Sikut menyikut antar sesama Petinggi pun terjadi.
Berebut Nama seolah menjadi yang terbaik pun bermunculan....?
Ada apa dengan Negeri ku....?
Sudah separah itukah Moralitas Anak ibu Pertiwi ini.....?
Hmmmmmmmz....🤔
Ternyata ada beberapa Faktor Sumber utama Penyebab Kebobrokan itu semua.
Antara lain :
- Methode & Semangat Pemberantasan Korupsi tidak Salah, Namun Kurang Tepat.
Kenapa....?
Setidaknya, Koruptor itu sangat Jelas Aktor Pemeranya. Tidaklah Mungkin Seorang Petani atau Pedagang Akan Mengkorupsi Dana APBN & APBD Daerah....!!! Ya sudah pasti Aktornya ya Kepala Daerah....!?
Matarantai Korupsi itu Terjadi karena Banyak Faktor Penyebanya.
Disini akan saya sampaikan salah satunya saja, yakni, Akibat Biaya operasional untuk menjadi seorang Kepala Daerah itu Teramat sangat Mahal Harganya.
Yang Keduanya, Pos dan Posisi Jabatan Strategis itu Hanya Didominasi oleh sistem Kolusi dan Nepotisme.
Sehingga Melahirkan Pejabat yang tidak Sesuai Standar Kompetensi dan Kemampuannya.
Hal ini akan berakibat tidak Profesional dalam Bekerja nya. Yang ada hanyalah melahirkan Kebijakan yang Keliru, serta acak Adul.
Nah.....Kenapa tidak terpikirkan untuk Membangun Satu Lembaga atau Badan yang Memberangus Kolusi dan Nepotisme saja.....?
Padahal Kedua Bersaudara inilah Sumbernya Korupsi.
Kemudian.......!!!
Saya Secara khusus akan Menyoroti Tentang Dunia Pendidikan, baik secara langsung ataupun tidak, ikut menyumbangkan Kebobrokan yang terjadi saat ini.
Mengapa.....🤔
Bisa di Renungkan, sejak usia Dini Generasi ini telah dipacu,dn dipaksa serta di cekok i dengan Segudang Mata Pelajaran yang harus di Telan Setiap Harinya.
Biasa di Renungkan sejak bersama, Bagaimana mungkin seorang anak Sekolah Dasar saja sudah harus Menelan Pil Pahit Mata pelajaran sedikitnya 13-15 Mata Pelajaran, bahkan hingga ada istilah full day school.....🤦♂️😇😇😇.
Doktrin dan Paradigma para orang tua juga ikut Keliru dalam Mendesain Anak 2x nya, orientasi mereka adalah, setelah Selesai atau Tamat sekolah, apakah itu di level SLTA ataupun Sarjana, Mereka Harus Bekerja, setidaknya Menjadi Pegawai dan Lain sebaganya. Sangat sedikit sekali Jumlahnya yang berorientasi menjadi Wirausahawan.
Persaingan Kehidupan yang mengarah kepada Cinta Materi Dunia, membuat para calon Petinggi Negeri yang akan menduduki Posisi di 3 Pilar itupun Berubah Niat.
Bukan lagi untuk mengabdi kepada ibu Pertiwi, Namun justru untuk Mengabdi Memburu Materi.
Halal , Haram Hantam seng Penting Kaya, toh Hukum bisa di atur dengan Duit.
Nauzubillai Summa Nauzubillh.
Pertanyaannya....?
Apakah hal ini masih bisa dibenahi....?
Tentu
Jawabannya Yessss.
Asalkan Sesama Anak Negeri ini, kembali instrospeksi diri, ingat kembali ke sejarah Bagaimana REPUBLIK Indonesia ini berdiri.
Republik ini di bangun dengan Darah, jiwa raga dan Tetes air mata Leluhur Kita Semua.
Bukan hadiah cuma2x dari Penjajah.
Leluhur kita telah Menghantarkan Kedepan Pintu Gerbang Kemerdekaan Indonesia, saatnya lah kita Menyabut Matarantai Estafet itu dengan Mengisi Kemerdekaan ini,dengan Karya nyata.
Jadikan Setiap kita Sebagai Pewaris Pejuang.
Bukan
Sebagai Pewaris Pecundang, apalagi Pewaris Penghianat Bangsa.
Menjerit Arwah leluhur kita di alam Baka, menyaksikan Anak cucunya jika seperti ini.
Salam Waras.
Salam Cerdas.
Ditulis oleh
Wong Ndeso yang Bermimpi Membangun Bongso.
Tertanda.
P. Sutarno.
Ketua umum LPPK ( Lembaga Penyelesaian Perkara Konsumen )
Dan
Ketua DPW GERRAK PPRI RIAU.
Wasalam.
Kamis, 06 April 2023
LPPK
Sekretariat Harian :
*DPN LPPK*
(Dewan Pimpinan Nasional)
Jln Garuda Sakti. No: 14.. Rt:01. Rw:05. Kelurahan: Labuh Baru Timur. Kecamatan: Payung Sekaki. Kota: Pekanbaru. Provinsi: Riiau. Kode Post: 28291
Email: dpplppk@gmail.com.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
*ARTIKEL DJKN MEMBEDAH LEGAL STANDING LEMBAGA PERLINDUNGAN KONSUMEN SWADAYA MASYARAKAT. (LPKSM) DALAM BERACARA DI PENGADILAN* ------------...
-
LEMBAGA PERLINDUNGAN KONSUMEN SWADAYA MASYARAKAT . (LPPK) UNDANG -UNDANG NO 8 TAHUN 1999. Pasal 44 (1) Pemerintah mengakui lembaga perlindu...
-
lPPK adalah, LembagaPenyelesaian Konsumen. Yang terkatagori LPKSM (Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat), Dimana hal tersebut sa...